Hefei Ruimin Electronic Technology Co., Ltd.
E-mail: marksun@ruiminsensor.com Telp: 86--15855192064
Rumah > Produk > Sensor Tekanan Ban >
Dacia Mercedes Benz Nissan TPMS Sensor Ban 210km/H 407009987R
  • Dacia Mercedes Benz Nissan TPMS Sensor Ban 210km/H 407009987R

Dacia Mercedes Benz Nissan TPMS Sensor Ban 210km/H 407009987R

Tempat asal Cina
Nama merek RMOS
Nomor model 407009987R
Rincian produk
Jenis:
Sensor Tekanan Ban (TPMS)
Nomor Bagian:
407009987R
Frekuensi:
433 Mhz
Suhu Operasional:
-40°C hingga +125°C
Kisaran pemantauan tekanan:
0–900 kPa
Jaminan:
6 bulan
Menyoroti: 

Sensor ban Dacia

,

Sensor ban 210km/jam

,

407009987R

Syarat Pembayaran & Pengiriman
Kuantitas min Order
50
Harga
To Be Negotiated
Kemasan rincian
Kantong plastik
Waktu pengiriman
1-4 minggu
Syarat-syarat pembayaran
T/T
Menyediakan kemampuan
20000pcs/Bulan
Deskripsi Produk
Sensor Tekanan Ban 407009987R TPMS Untuk Dacia / Mercedes-Benz / Nissan / Opel / Vauxhall
Spesifikasi
Parameter Spesifikasi
Nomor Bagian OEM 407009987R (juga 40 70 099 87R, 40700-9987R)
Produsen Sensor OE Schrader
Frekuensi 433 MHz (Eropa) / 315 MHz (AS)
Daya Tahan Baterai 4–6 tahun (hingga 5 tahun atau 150.000 km)
Suhu Operasional -40°C hingga +125°C
Suhu Penyimpanan -40°C hingga +35°C
Kelembaban Pengoperasian ≤90%
Rentang Pemantauan Tekanan 0 hingga 800 kPa
Akurasi Pembacaan Tekanan ±10 kPa
Rentang Pembacaan Suhu -40°C hingga +125°C
Akurasi Pembacaan Suhu ±5°C
Akurasi Pembacaan Sensor G ±15%
Tenaga Transmisi 5–8dBm
Tegangan Baterai 3.0V
Dimensi (L × T × D) 42,2 mm × 27,9 mm × 17,4 mm
Berat (Tanpa Katup) 12 gram
Bahan Batang Katup Aluminium / Karet padat (konfigurasi bervariasi)
Tipe Pemasangan Dibaut / Dijepit
Dapat diprogram ulang Hingga 100.000 kali
Penempatan Posisi roda apa saja (Depan, Belakang, Kiri, Kanan)
Kecepatan Maksimum yang Diijinkan 210 km/jam

Referensi Silang

Sensor TPMS ini direferensikan silang dengan nomor komponen OEM berikut dan yang setara:

Jenis Referensi Nomor Bagian
OEM primer 407009987R / 40700-9987R
OEM alternatif 407009322R
OEM alternatif 407001628R
OEM alternatif 407005642R
OEM alternatif 407007932R
OEM alternatif 4031100Q0F
OEM alternatif 4031100Q0H
OEM alternatif 93457916
OEM alternatif 93461364
OEM alternatif A4539051701
OEM alternatif A4539057501
OEM alternatif 407009322RD
Bergantian 3041
Bergantian 29043
Bergantian 4422334
Alternatif (Huf) 73.903.410 / 73.903.420
Alternatif (DAGING & DORIA) 80080

Kendaraan yang Kompatibel

Sensor TPMS ini kompatibel dengan berbagai kendaraan. Di bawah ini adalah daftar kompatibilitas lengkap:

Model Dacia
Model Masa Produksi
Kwid 01/2020 – 12/2020
Model Mercedes-Benz
Model Masa Produksi
Titan [VS10] Kompatibel
Model Nissan
Model Masa Produksi
Berbagai model Kompatibel
Model Opel/Vauxhall
Model Masa Produksi
Berbagai model Kompatibel
Model
Model Masa Produksi
Tangkap 2013 – 2015
Clio 4 / RS 06/2014 – 12/2015
Kangoo 2014 – 2016
Kangoo ZE 2017 – 2020
Tuan Van 11/2009 – 12/2022
Simbol / Thalia 01/2013 – 12/2023
Lalu lintas 2014 – 2020
Lalu Lintas (Fase 1) 2021
Model Cerdas
Model Masa Produksi
Untuk empat 01/2005 – 12/2023

Catatan: Sensor ini mungkin juga kompatibel dengan model kendaraan tambahan yang tidak tercantum di atas. Menurut pabrikannya, sensor ini bersifat universal dan kompatibel dengan hingga 95% model mobil. Selalu verifikasi nomor komponen sensor asli Anda dan konfirmasikan kompatibilitas dengan kendaraan spesifik Anda sebelum membeli.


Gejala Kegagalan Umum

Ketika sensor TPMS mulai rusak atau baterainya mencapai akhir masa pakainya, pengemudi mungkin mengalami satu atau beberapa gejala berikut:

1. Lampu Peringatan TPMS Menyala

Indikator paling umum dari kegagalan sensor adalah lampu peringatan tekanan ban oranye atau kuning yang menyala terus-menerus di dasbor. Jika tekanan ban dipastikan benar dan lampu tetap menyala, kemungkinan besar masalahnya adalah sensornya sendiri.

2. Lampu TPMS Berkedip

Lampu TPMS yang berkedip terus-menerus (biasanya selama 60 hingga 90 detik setelah pengaktifan) menunjukkan adanya masalah pada satu atau lebih sensor. Hal ini mungkin disebabkan oleh baterai yang lemah, sensor yang rusak, atau koneksi yang salah.

3. Pembacaan Tekanan Salah atau Hilang

Tampilan tekanan ban pada kluster instrumen mungkin menunjukkan nilai yang salah, gagal diperbarui, atau menampilkan tanda hubung (—) alih-alih pembacaan tekanan.

4. Kehilangan Sinyal Intermiten

Sistem TPMS mungkin bekerja sebentar-sebentar, dengan lampu peringatan menyala dan mati secara acak selama berkendara. Hal ini sering kali menunjukkan baterai sensor lemah atau penurunan komponen internal.

5. Peringatan Mendadak Setelah Benturan

Kerusakan fisik pada roda—seperti terbentur jalan berlubang atau tepi jalan—dapat langsung menyebabkan kegagalan TPMS. Sensor dapat rusak karena benturan, tusukan, atau panas berlebihan.

6. Sensor Rusak atau Korosi

Sensor dapat rusak karena baterai habis, kerusakan akibat serpihan jalan, atau korosi. Korosi batang katup sering menjadi masalah, terutama di area yang menggunakan garam jalan raya selama musim dingin.

7. Intervensi Eksternal

Sinyal nirkabel dari sensor terkadang dapat dipengaruhi oleh interferensi elektromagnetik eksternal, sehingga menyebabkan hilangnya komunikasi untuk sementara.

Harapan Masa Pakai Baterai Sensor

Sensor ini dilengkapi dengan baterai kelas otomotif dengan perkiraan masa pakai4 hingga 6 tahun(atau hingga5 tahun / 150.000 km) dalam kondisi pengoperasian normal. Baterai tidak dapat diganti, artinya seluruh unit sensor harus diganti bila baterai habis.


Pertimbangan Pembelian Penting
1. Verifikasi Nomor Bagian Asli Anda

Sebelum membeli, pastikan sensor asli kendaraan Anda memiliki nomor komponen407009987R(juga dicetak sebagai40700-9987Rpada badan sensor). Nomor ini biasanya dapat ditemukan:

  • Dicetak pada badan sensor itu sendiri
  • Dalam dokumentasi servis kendaraan
  • Melalui katalog suku cadang pabrikan kendaraan
2. Kompatibilitas Frekuensi

Sensor ini beroperasi pada433MHzuntuk pasar Eropa dan315MHzuntuk pasar tertentu lainnya. Verifikasi frekuensi yang dibutuhkan sistem TPMS kendaraan Anda sebelum membeli.

3. Persyaratan Instalasi dan Pemrograman

Penting:Sensor ini memerlukan pemasangan yang benar dan mungkin memerlukan pemrograman untuk integrasi kendaraan. Poin-poin penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Metode Kloning (Disarankan):Menyalin nomor ID dari sensor asli ke sensor baru menghilangkan kebutuhan akan prosedur pembelajaran ulang yang rumit. Kendaraan tidak akan mendeteksi perbedaan apa pun antara sensor lama dan baru.
  • Menetapkan Nomor ID Baru:Beberapa aplikasi kendaraan mungkin memerlukan penetapan nomor ID baru (membuat pengganti).
  • Perangkat Pemrograman:Sensor dapat diprogram menggunakanPerangkat diagnostik AUTEL.
  • Alat Pindai Diperlukan:Alat pemindai biasanya diperlukan untuk mengumpulkan informasi sensor—termasuk ID Sensor.
  • Pelajari kembali Prosedur:Prosedur pembelajaran ulang untuk sensor ini mengikuti proses yang sama seperti prosedur pembelajaran kendaraan.
  • Aktivasi Otomatis:Sekitar 39% mobil di pasaran memiliki kemampuan pembelajaran otomatis. Dalam kasus seperti ini, kendaraan secara otomatis mulai mendeteksi sensor baru setelah berkendara jarak pendek dengan kecepatan di atas 30 km/jam.
  • Aktivasi OBDII:Jika kendaraan tidak memiliki aktivasi otomatis, nomor sensor TPMS harus diunggah secara manual melalui koneksi OBDII.
  • Instalasi Profesional:Pemasangan sensor TPMS direkomendasikan untuk dilakukan oleh profesional terlatih. Spesialis pemasangan ban harus menyadari keberadaan sensor untuk menghindari kerusakan selama prosedur pemasangan dan pelepasan ban.
4. Tipe Batang Katup

Sensor ini tersedia dengan konfigurasi katup yang berbeda:

  • Batang katup aluminium
  • Batang katup karet padat
  • Masukataupenjepitjenis pemasangan

Sensor ini memiliki sudut adhesi yang dapat disesuaikan (0–30 derajat) sehingga dapat disesuaikan dengan sebagian besar pelek yang tersedia di pasaran.

5. Ganti secara Set atau Satuan

Sensor dapat diganti satu per satu jika rusak, atau sebagai satu set lengkap yang terdiri dari empat sensor. Pilihannya tergantung pada:

  • Usia sensor yang tersisa (jika mendekati 4–6 tahun, pertimbangkan penggantian set lengkap)
  • Pertimbangan anggaran
  • Pola kegagalan spesifik (sensor tunggal vs. beberapa kegagalan)
6. Penempatan Sensor

Sensor ini dirancang untukposisi roda mana pun(Depan, Belakang, Kiri, Kanan) dan tidak memerlukan pemrograman posisi tertentu.

7. Lingkungan Operasi

Sensor ini dirancang untuk tahan terhadap kondisi pengoperasian ekstrem:

  • Suhu Operasional: -40°C hingga +125°C
  • Suhu Penyimpanan: -40°C hingga +35°C
  • Kelembaban Pengoperasian: Hingga 90%
8. Kualitas dan Garansi

Saat membeli sensor pengganti:

  • Pilih sensor yang memenuhi atau melampaui spesifikasi OEM
  • Pastikan produk memiliki garansi (biasanya 12 bulan hingga 2 tahun)
  • Pastikan sensor disediakan dalam keadaan baru dan dalam kemasan aslinya
  • Pastikan sensor menyertakan konfigurasi batang katup yang sesuai
  • Carilah sensor dengan sertifikasi yang relevan sepertiCE, FCC, dan IC
9. Verifikasi Pasca Instalasi

Setelah instalasi:

  • Jika metode kloning digunakan, sensor akan langsung bekerja tanpa langkah tambahan
  • Jika ID baru diprogram, kendarai kendaraan dengan kecepatan di atas 30 km/jam agar sensor dapat berkomunikasi dengan penerima TPMS
  • Pantau tampilan TPMS untuk memastikan pembacaan tekanan muncul dengan benar
  • Jika lampu peringatan tetap menyala, pemindaian diagnostik mungkin diperlukan untuk mengidentifikasi masalah yang tersisa
10. Informasi Kendaraan yang Diperlukan untuk Pembelian

Saat memesan sensor ini, berikan informasi kendaraan berikut untuk memastikan kompatibilitas yang benar:

  • Membuat dan membuat model
  • Tahun dan bulan produksi
  • Target pasar (karena frekuensi mungkin berbeda di setiap wilayah)

Hubungi kami kapan saja

+86 15855192064
Lantai 2, Gedung No. 4, No. 1666, Jalan Ningxi, Distrik Teknologi Tinggi, Hefei, Anhui, Cina
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami